Kemenag Susun Juknis TPG 2025, Berikut Poin Pentingnya
Jakarta (Kemenag) – Kementerian Agama Republik Indonesia tengah menyusun petunjuk teknis (juknis) terbaru untuk penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahun 2025. Penyusunan juknis ini bertujuan untuk memastikan penyaluran tunjangan bagi para guru di bawah naungan Kementerian Agama berjalan tepat sasaran dan efektif, mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah.
Kasubdit Bina MA/MAK, Suwardi, mewakili Direktur GTK, menyatakan bahwa juknis TPG 2025 akan mengakomodasi penyesuaian penting terkait prosedur administrasi, kriteria penerima, serta kewajiban tambahan bagi guru penerima tunjangan.
“Penyusunan juknis ini juga diharapkan mampu mengatasi berbagai tantangan sebelumnya, seperti keterlambatan pencairan dan ketidakcocokan data guru penerima,” ujarnya di Jakarta pada Rabu (7/11/2024).
Adapt juknis tersebut mencapai beberapa poin penting diantaranya:
1. Juknis ini akan menetapkan persyaratan sertifikasi dan pelatihan yang lebih khusus untuk guru-guru di madrasah, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan Islam lainnya, agar kompetensi guru sesuai dengan kebutuhan pendidikan Islam.
2. Pembelajaran berbasis akhlak dan wawasan kebangsaan akan diintegrasikan ke dalam proses belajar-mengajar, memperkuat karakter peserta didik melalui nilai-nilai keagamaan.
3. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran tunjangan, sehingga data penerima TPG lebih akurat dan pencairan berjalan lebih cepat.
4. Penyaluran TPG akan didasarkan pada kinerja guru, sehingga dapat memotivasi mereka untuk lebih profesional dan meningkatkan kualitas pengajaran.
Suwardi menambahkan bahwa penyusunan juknis ini juga melibatkan masukan dari berbagai pihak, termasuk organisasi profesi guru, kepala madrasah, pengawas madrasah, dan perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi.
"Dengan adanya juknis baru ini, para guru akan lebih terdorong untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pengajaran, sehingga pendidikan Islam di Indonesia semakin maju dan kompetitif,” jelasnya.
Kementerian Agama menargetkan juknis TPG 2025 selesai sebelum akhir tahun 2024, agar dapat diaplikasikan pada awal tahun 2025. Dengan juknis yang lebih detail dan transparan, diharapkan TPG ini mampu memberikan manfaat yang signifikan bagi para guru dalam meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi di madrasah.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Semarak Ramadhan, MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon Gelar Baitul Arqam untuk Membentuk Generasi Religius
Gendongkulon — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat pendidikan karakter Islami, MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon menyelenggarakan kegiatan Baitul Arq
Kemenag Usulkan 630 Ribu Formasi PPPK Guru
Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama menindaklanjuti aspirasi guru madrasah swasta dengan mengusulkan 630 ribu formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kemenag
MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon Gelar Try Out TKA Bekerja Sama dengan Forum Guru Muhammadiyah Jawa Timur
Gendongkulon, 2 Februari 2026 — MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon melaksanakan kegiatan Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 2 hingga
MI Muhammadiyah 05 Gelar Apel Milad Muhammadiyah ke-113
Gendongkulon, 2025 — Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-113, MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon menyelenggarakan apel akbar yang berlangsung khidmat dan penuh semangat.
MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon Ikuti Gerak Jalan Tingkat Kecamatan Babat
Babat, 22 Agustus 2025 – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Babat berlangsung meriah dengan digelarnya lomba gerak jalan tingkat
Ujian Tahfidz Juz 30: Siswa MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon Tunjukkan Cinta Al-Qur'an
MIM05GENDONGKULON.COM-MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon kembali menunjukkan dedikasinya dalam pendidikan keagamaan melalui penyelenggaraan Ujian Tahfidz Juz 30 untuk siswa-siswi Kelas Tah
MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon Gelar Penilaian Sumatif Akhir Tahun 2024/2025
MIM05GENDONGKULON.COM-Dalam rangka mengevaluasi hasil belajar siswa selama satu tahun pelajaran, MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon menyelenggarakan Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT) mu
Kemenag Tegaskan PPG Bukan Seleksi, Tapi Jalan Meningkatkan Kompetensi Guru
Jakarta (Kemenag) – Kementerian Agama menegaskan bahwa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan bukanlah instrumen seleksi, melainkan jalan strategis untuk meningkatkan kompete
Kemenag Libatkan Lebih 5.000 Madrasah dalam Gerakan Penanaman Sejuta Pohon
Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama menginisiasi gerakan Penanaman Sejuta Pohon Matoa dalam menyambut Hari Bumi, 22 April 2025. Gerakan ini akan difokuskan di Kampus Universitas I
Kemenag Libatkan Lebih 5.000 Madrasah dalam Gerakan Penanaman Sejuta Pohon
Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama menginisiasi gerakan Penanaman Sejuta Pohon Matoa dalam menyambut Hari Bumi, 22 April 2025. Gerakan ini akan difokuskan di Kampus Universitas I
